R BUDHI PRAKOSA SMK 3 YK WAKIL DIY KE POPNAS

R.Budhi Prakosa yang akrab dipanggil Budhi adalah salah satu sosok penggemar olah raga bulutangkis yang sempat mengharumkan nama Sekolah maupun klub dimana ia berlatih. Putra sulung pasangan Sumarjo- RR.Krisna Windari ini sejak duduk di bangku kelas 3 SD Sleman III sudah akrab dengan apa yang namanya raket dan shuttle-cock, hal itu tidak lain lantaran ayahnya Bapak Sumarjo sering bermain badminton bersama rekan-rekannya. Hoby sang ayah ternyata menurun pada si anak yang juga gemar badminton, si Budhi mulai masuk club dalam kelompok umur 9-10 tahun pada kelas pra-pemula. Rekaman si-anak akan kebiasaan dan hobi sang ayah ini muncul, tumbuh dan berkembang hingga membuahkan prestasi mana kala si Budhi kecil yang sudah kelas VI SD Sleman III pada 21 Oktober tahun 2000 berhasil menyisihkan semua rival yang berambisi menjadi juara dan menggondol juara II cabang olah raga Bulutangkis Tunggal Putra dalam rangka Pekan Olah Raga Siswa SD Tingkat Kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sleman. Pada Bulan November tahun yang sama Budhi berjaya lagi sebagai Juara II Ganda Putra dalam kejuaraan badminton antar SD se DIY Kegiatan Badminton bagi Budhi sudah merupakan dunia kedua setelah dunia pertamanya sebagai siswa yang harus menuntut ilmu dibangku sekolah, seiring sejalan dengan belajar reguler di Sekolah Budhi masuk klub Badminton Bintang Utara di Sleman, kemudian ke klub Pancing Sembada Sleman. Mulai dari situ Budhi terus tekun berlatih bersama rekan-rekan sebaya yang jumlahnya sekitar 60 anak, mulai dari kelas pra pemula ketika Ia masih usia 9 tahun, terus berganti kelompok ke kelas Pemula, Remaja hingga kini masuk kelas Taruna usia 17-18 tahun, dibawah asuhan Bung Gatot Sugiarta di GOR KONI Pangukan Sleman setiap hari Selasa, Kamis, Jumat dan Minggu mulai pukul 15.00. hingga 17.30. Tergabung dalam Klub Pancing Sembada ternyata bagi Budhi memberikan berbagai pengalaman luar biasa mulai dari pendalaman teknis bermain, sosialisasi dalam suasana pertandingan muali dari pengenalan medan/lapangan, situasi dan kondisi penonton baik yang mendukung maupun yang membantai dengan berbagai umpatan dan ejekan yang kadang kala membuat nyali kecut atau emosi tak tertahan yang dapat menggoyahkan stamina kala bertanding. Selain itu juga segudang pengalaman dan pengetahuan untuk menguasai lawan di medan pertandingan didapatkan oleh Budhi dalam pergumulannya dengan apa yang namanya Badminton. Mulai kelas Pemula Budhi sudah mendapat kesempatan untuk mengikuti berbagai kejuaraan Badminton. Pada September 2001 sebagai juara III tunggal putra Kejurcab PBSI Sleman. Hal tersebut lantaran dukungan dari berbagai pihak seperti teman dalam club maupun sepermainannya dan juga keluarga yang sangat permisif terhadap kegiatan Budhi, bahkan tidak jarang Krisna Windari sang Ibu tak segan memberikan dukungan moril dan materiil kepada buah hatinya. Pada Oktober 2001 Budhi berhasil merebut Juara I Ganda Remaja dalam Kejurda PBSI DIY dan pada bulan Nofember tahun yang sama Budhi juga berhasil meraih Juara II Tunggal Putra Kelompok 13 tahun dalam Kejuaraan Invitasi Bulutangkis DIY-Jateng di Solo. Tahun 2002 baginya terasa sebagai tahun liburan, sebab tahun-tahun tersebut tidak ada kejuaraan bulutangkis yang diikutinya, baru pada April tahun 2003 nama Budhi muncul kembali dalam kelas remaja yang berhasil merebut Juara II Tunggal Putra Kejuaraan Bulutangkis tingkat SLTP/M.Ts. se DIY yang diselenggarakan oleh MAN Yogyakarta III. Pada Bulan September 2003 Budhi dari Club Bintang Utara muncul lagi sebagai Juara II Tunggal Remaja dalam Kejurcab PBSI Sleman dan pada bulan Oktober tahun yang sama juga hadir sebagai juara I Ganda Remaja dalam Kejurda PBSI DIY. Untuk mengimbangi kelelahan dalam berlatih Budhi sering menghibur diri dengan mendengarkan musik, musik jenis pop adalah salah satu kesukaannya, apalalgi bagi group band asal Jogja sudah pasti mendapat tempat dihati Budhi. Awal tahun 2004 tepatnya pada bulan Januari dalam invitasi bulutangkis DIY-Jateng kembali Budhi merebut juara II Tunggal Remaja Putra, kemudian pada bulan Oktober juga keluar sebagai juara III Ganda Taruna Putra dalam Kejurda PBSI DIY. (piranha-@mix)