245 SISWA DAPAT BANTUAN GNOTA

Sebanyak 254 anak usia Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) dari  keluarga kurang mampu menerima bantuan  dana pendidikan  dari Gerakan Nasional Orangtua Asuh (GNOTA) Kota Yogyakarta. Pemberian  bantuan ini diserahkan langsung  Asisten Sekretaris bidang Administrasi Kota Yogyakarta, dan juga Ketua GNOTA Kota Yogyakarta,  Drs. Hardono, kepada   Bagas Prayoga siswa SD Widoro, perwakilan UPT. Pengelolaan Pendididkan  Wilayah Utara, Riza Wulan Sari, siswa MI. Mahad Islami, perwakilan UPT. Pengelolaan Pendidikan Wilayah Timur,  Nur Fajarini Risdah, SD Kraton, perwakilan Pengelolaan Pendidikan Wilayah Selatan dan Muh. Ikhsan Hidayat, Siswa SD Taman sari II, perwakilan Pengelalaan Pendidikan Wilayah Barat. Sedangkan,  Mardan Andi Saputra siswa SMP Muhammadyah 8 Yogyakarta  mewakili tingkat SLTP. Penyerahan bantuan dilangsungkan di Ruang Utama Atas, kompleks Balaikota Yogyakarta, Sabtu, (3/11).

  Ketua GNOTA Kota Yogyakarta  mengatakan  ke-254 anak asuh penerima bantuan GNOTA  tahun ajaran 2007 / 2008 ini terdiri dari 240 anak SD dan MI  dari 39 sekolah di lingkup UPT. Pengelolaan pendidikan wilayah Utara, Timur, Barat dan Selatan dan 14 anak dari  Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) yang berada di lingkungan Kota Yogyakarta.

Dijelaskan, UPT Pengelolaan Pendidikan Wilayah Utara, penerima bantuan berjumlah 60 orang yang  berasal dari 11 sekolah. UPT. Pengelolaan wilayah Timur, 60 siswa (10 sekolah), Selatan, 60 siswa (8 Sekolah), dan Barat, 60 siswa (10 sekolah). Sedangkan penerima bantuan dari SLTP berjumlah 14 orang, berasal dari SMP Budi luhur 3 siswa, SMP Pembangunan Ma’arif, sebanyak   3 siswa, SMP Muhammadyah 8 Yogyakarta, 4 siswa dan SMP Perintis 4 siswa. Sehingga total penerima bantuan GNOTA dari kelompok SLTP berjumlah 14 siswa.

Hardono menambahkan  keseluruhan dana  bantuan GNOTA berjumlah Rp. 30.900.000,-. Dana bantuan ini,  berasal dari PT. Sari Husada,  sebesar Rp. 28.800.000,- untuk membantu 240 anak SD dan MI yang masing-masing mendapat Rp. 120.000,-. Sedangkan dana lain, berasal dari orangtua asuh perorangan sebesar Rp. 1.260.000,- dan Rp. 840.000,- dari GNOTA Kota Yogyakarta. Dana dari kedua sumber ini,   diperuntukkan bagi siswa SLTP yang masing-masing mendapatkan Rp. 150.000,-.

Hardono juga menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan bantuan kepada anak-anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan dasar formalnya dan diusahakan bagi anak-anak yang belum mendapatkan jaminan pendidikan  dari pemerintah, dengan basis bantuan melalui sekolah di wilayah Kota Yogyakarta.

Sementara itu, Walikota Yogyakarta H. Herry Zudianto dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Sekda bidang Administarasi, Drs. Hardono mengatakan, bantuan yang disalurkan melalui GNOTA ini  diharapkan akan semakin memotivasi semangat belajar anak-anak penerima bantuan. Walikota mengajak anak-anak penerima bantuan  untuk menunjukkan  wujud syukurnya melalui peraihan prestasi terbaik mereka dan tidak berputus asa dalam belajar dan pengembangan diri. Walikota yakin, anak-anak penerima bantuan akan mengikuti pendidikan setinggi mungkin dan dapat pula meraih apa yang mereka cita-citakan.

Sementara itu, Walikota juga berterima kasih dan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya  kepada semua donatur, khususnya PT. Sari Husada yang memiliki kepedulian sosial, mengulurkan tangan melalui GNOTA dengan membantu kelancaran studi kepada ke-254 siswa SD/MI dan 14 siswa SMP di Kota Yogyakarta.

Walikota juga menitipkan seluruh siswa Kota Yogyakarta  agar dengan pendidikan yang penuh perhatian dan kasih sayang mampu menyempurnakan kualiatas pendidikan yang sudah dibangun. Walikota juga berharap kepada seluruh warga masyarakat Kota Yogyakarta untuk mengambil peran secara aktif dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan membantu seluruh siswa menuntaskan Wajib Belajar 12 tahuan plus. (@mix)