WALIKOTA LANTIK 35 PEJABAT

Sabtu, (1/12) Walikota Yogyakarta Hery Zudianto melantik 35 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta. Seluruh pejabat yang dilantik tersebut masing-masing 14 orang Eselon IV A, 18 Eselon IV B dan 3 orang Eselon VA. Sebelum mengambil sumpah jabatan, Walikota Yogyakarta mengingatkan dan menekankan bahwa sumpah jabatan adalah sebuah janji yang diikrarkan terhadap Tuhan, dan manusia  seharusnya menempati dengan segala keikhlasan. Setelah prosesi pengambilan sumpah jabatan, Walikota Yogyakarta melantik secara resmi 35 orang pejabat yang berasal dari Eselon IV dan V tersebut.

 

Dalam amanatnya Herry Zudianto mengatakan, bahwa tugas aparatur pemerintah adalah memberikan pelayanan bagi masyarakat didalam tata kelola pemerintahan. Menciptakan pemerintahan yang baik dan maju adalah sebuah tanggung jawab yang harus di tunaikan. Dalam kesempatan ini Walikota Yogyakarta memberikan sebuah ilustrasi tentang kemajuan suatu bangsa, hampir 70% kemajuan suatu bangsa ditentukan oleh sumber daya manusianya, 30% lagi ditentukan oleh sumber daya alamnya. “Berbicara masalah sumber daya manusia, sebetulnya manusia memiliki 3 aspek yang harus selalu ditingkatkan yaitu, IQ, EQ dan SQ. Intelektual Question, erat kaitannya dengan kecerdasan kepemimpinan, dan pemimpin selalu berkorelasi dengan pengambilan keputusan, maka keputusan yang telah diambil oleh pemimpin tidak akan pernah akan sempurna dan pasti akan selalu ada resikonya,” tandas Herry.

 

Khusus untuk pejabat yang dilantik dari kewilayahan, Walikota mengingatkan pentingnya Emotional Question untuk membangun interaksi dan kedekatan dengan masyarakat. Tanpa adanya kedekatan dengan masyarakat, maka mustahil bagi pemerintah  untuk membicarakan partisipasi masyarakat dan respon mereka terhadap pemerintahan.

 

“ Selalu terbuka, selalu mendengar dan selalu berkunjung ke masyarakat adalah kunci untuk memajukan daerah. Dengan mendengarkan secara langsung keluhan warga masyarakat, maka akan semakin cepat pula hal yang harus kita tangani,” katanya.

 

Herry menembahkan, mengamanahkan apapun yang telah dibicarakan tentang IQ dan EQ, maka muaranya dalah Spiritual Question, keimanan yang dimiliki akan menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam melaksanakan tugas, karena janji yang telah diikrarkan berhubungan langsung dengan Tuhan dan manusia. ” Sumpah pada pagi ini bukan dipertanggung jawabkan kepada saya sebagai kepala pelayan masyarakat, akan tetapi lebih dipertanggungjawabkan kepada Tuhan, atas bagaimana kinerja yang telah dilakukan,” tutur Herry.