Lansia Umbulharjo dan Pedagang Gembiraloka Zoo Ikuti Vaksinasi

 

 

Sebanyak 1500 lansia dan pra lansia dari Kemantren Umbulharjo mengikuti vaksinasi yang dilaksanakan selama dua hari Kamis-Jumat (10-11/6) di Gembiraloka Zoo Kota Yogyakarta. Para peserta vaksinasi terdiri dari perangkat RT, RW, tokoh masyarakat,  LMPK dan PKK di empat kelurahan serta pedagang di sekitar Gembiraloka Zoo.

 

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi berharap masyarakat satu dan yang lainnya saling mengingatkan untuk melakukan vaksinasi dengan menjalankan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker serta berjaga jarak. “Tolong diingatkan untuk bersama-sama menghentikan virus ini, bersama-sama disiplin dan tidak mengabaikan protokol kesehatan,” jelasnya.

 

Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari empat kelurahan di bawah pembinaan Puskesmas Umbulharjo 1 yakni di wilayah Warungboto, Pandeyan, Sorosutan dan Giwangan. Kegiatan vaksinasi ini diberikan kepada 1200 orang dari perangkat RT, RW, tokoh masyarakat,  LMPK, PKK dan lain sebagainya untuk disisir mana yang belum mendapatkan vaksinasi tersebut.

 

Selain itu, bagi 300 pedagang di sekitar Gembiraloka Zoo juga didata untuk mendapatkan vaksinasi yang diselenggarakan di Gembiraloka Zoo.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah mengatakan, dalam minggu ini Pemerintah Kota Yogyakarta sudah mengadakan vaksinasi di empat wilayah seperti Pakualaman, Ngampilan, Kotagede, dan Mergangsan.

 

“Untuk saat ini sedang berlangsung di Umbulharjo. Selanjutnnya vaksinasi akan diberikan di Kemantren Mantrijeron. Kegiatan vaksinasi ini dibagi menjadi dua hari yakni hari kamis kemarin dengan jumlah lebih banyak yakni 900 orang vaksinasi, sedangkan untuk hari ini 600 orang vaksinasi,” jelasnya.

 

Banyaknya lansia yang berdatangan Lana mengatakan, tidak menutup kemungkinan tidak semua lansia bisa mendapatkan vaksin karena memiliki berbagai kendala seperti tekanan darah tinggi dan memiliki komorbid.

 

Namun untuk target pemberian vaksin kepada lansia ini sudah berjalan sebanyak 75 persen. “Harapannya hari ini selesai namun tidak menutup kemungkinan ada beberapa lansia yang tidak mengikuti vaksin karena berbagai kendala seperti ada keperluan lain. Kemudian yang datang pun ada juga yang memang tidak memungkinkan karena kondisi kesehatannya memiliki komorbid atau penyakit bawaan seperti asma berat dan saat screening tekanan darahnya tinggi, hal seperti ini belum bisa diberikan vaksin kepada mereka,” kata Lana Unwanah. (Hes)