Wawali Ajak Generasi Muda Untuk Terus Bela Negara

Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengajak generasi muda Kota Yogya untuk terus menjaga kedaulatan, keamanan, identitas, jiwa, harkat serta martabat negara dan bangsa.

"Bela negara pada hakekatnya adalah kewajiban dan amanah bagi setiap warga negara, termasuk para generasi muda," katanya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Bela Negara yang diselenggarakan oleh Badan Kesbangpol Kota Yogya di Hotel Taman Eden, Selasa (26/10/2021).

Pada kesempatan tersebut ia menjelaskan bahwa Kota Yogya didiami oleh berbagai suku bangsa yang berasal dari seluruh Indonesia.

"Semuanya menetap disini, baik pelajar, mahasiswa, karyawan. Mereka mempunyai latar belakang yang berbeda-beda," bebernya. 

Keberagaman ini menurutnya merupakan keuntungan, karena dengan hal tersebut warga masyarakat telah terbiasa berada pada masyarakat yang majemuk. 

"Sehingga selalu berkembang baik dalam hal toleransi, kebersamaan, gotong-royong, persatuan dan kesatuan di antara berbagai elemen masyarakat," ujarnya. 

Namun di sisi lain, lanjutnya, hal ini juga rentan terhadap potensi adanya ancaman, gangguan dan hambatan untuk terciptanya masyarakat yang kondusif. 

"Sehingga untuk menciptakan suasana Kota Yogya yang aman, nyaman dan tentram, diperlukan generasi muda yang sadar akan nilai-nilai bela negara yang telah tertuang dalam pembukaan UUD 1945 serta nilai-nilai yang terkandung dalam setiap Sila pada Pancasila," bebernya. 

Pihaknya pun juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran sebagai penggerak ekonomi untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19. 

Ia mengungkap bahwa peran dari generasi muda dapat memberikan dampak yang besar pada seluruh sektor, termasuk mengguncang perekonomian global.

"Generasi muda bukan hanya penting dalam peran menjaga persatuan, melainkan juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19," katanya. 

Ia menambahkan, saat ini Kota Yogya sedang berada pada masa PPKM Level 2. Meski sekarang sudah ada beberapa pelonggaran, terhadap kegiatan dunia usaha dan pariwisata, namun kiranya kita semua tetap waspada dan jangan lengah.

"Pemkot Yogya terus memperluas penggunaan aplikasi Peduli Lindungi, kita juga tetap melaksakan percepatan Vaksinasi dengan secara proaktif mendatangi mereka-mereka yang belum vaksin, terutama lansia, difabel, dan kelompok rentan, yang mungkin memiliki keterbatasan mobilitas," bebernya. 

Dengan keterlibatan dan peran aktif para generasi muda, diharapkan dapat mempercepat pemulihan pandemi Covid-19 di Kota Yogya. (Han)