JEPANG  KEMBANGKAN MODEL KETENAGAKERJAAN DI JOGJA

Gempa besar dan tsunami yang melanda Jepang tidak menyurutkan niat untuk melanjutkan kerjasama pemberian bantuan bagi Indonesia. Perwakilan dari JICA (Japan International Cooperation Agency) pada Kamis (17/3) melakukan kunjungan ke Pemkot Yogyakarta diterima oleh Wakil Walikota Haryadi Suyuti di ruang kerjanya.

Kota Yogyakarta ditunjuk menjadi lokasi project percobaan (trial project) bidang ketenagakerjaan dari JICA. Proyek Peningkatan Kapasitas Pelayanan Penempatan Kerja (Project for Developing The Capacity of Public Employment Service) yang terwujud atas kerjasama JICA dan Kementrian Tenaga kerja Dan Transmigrasi ini akan dilakukan di 10 kota di Indonesia.

Menurut Kepala Dinas Sosial Tenaga kerja Dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Dra MK Pontjosiwi W, implementasi pelaksanaan proyek ini akan dilakukan untuk mengembangkan Bursa Kerja Online (BKOL) yang sudah ada sebelumnya.

“Pengembangan BKOL di Pemkot Yogyakarta diharapkan akan mampu mempermudah para pencari kerja menemukan lowongan yang sesuai dan di pihak lain juga akan mempermudah perusahaan untuk menemukan calon tenaga kerja yang dibutuhkan,” jelas Pontjosiwi.

“Sistem ini terintegrasi dengan Kementrian Tenaga Kerja serta Dinas Tenaga kerja Propinsi DIY. Para pencari kerja akan lebih mudah mencari informasi yang dibutuhkan, karena dapat diakses darimana saja. Namun demikian BKOL Kota Yogyakarta juga menyediakan tempat dan sarana berupa computer untu  mengaksesnya,” tuturnya.