Pemkot Yogya Bakal Tambah 9 Kampung Panca Tertib   

UMBULHARJO- Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya memperluas Gerakan Kampung Panca Tertib di masyarakat. Pada tahun 2023, Pemkot Yogyakarta melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menambah 9 Kampung Panca Tertib di Kota Yogyakarta.

“Tahun ini kita akan menambah lagi sekitar sembilan Kampung Panca Tertib. Harapannya semua kampung yang ada di kota Yogyakarta itu menjadi kampung yang Panca Tertib,” kata Sekretaris Satpol PP Kota Yogyakarta, Hery Eko Prasetyo ditemui di Kantor Satpol PP Kota Yogyakarta, belum lama ini.

Dia menyatakan penambahan 9 Kampung Panca Tertib itu masih dipersiapkan kampung-kampungnya mana saja. Itu karena sasaran Kampung Panca Tertib harus menyiapkan komitmen bersama. Terutama terkait ketertiban-ketertiban yang menjadi komitmen dalam Gerakan Kampung Panca Tertib.

Gerakan Kampung Panca Tertib digagas Pemkot Yogyakarta melalui Satpol PP sejak tahun 2015. Gerakan Kampung Panca Tertib adalah aktivitas sosial berbasis kampung untuk mewujudkan komitmen Panca Tertib melalui Forum Kampung Panca Tertib didukung Pelopor Ketertiban (Pekerti) dan Duta Ketertiban. Fokus Kampung Panca Tertib adalah tertib bangunan, tertib daerah milik jalan, tertib usaha, tertib lingkungan dan tertib sosial.

“Awalnya memang inisiasi dari Satpol PP dulu. Kita tawarkan program Gerakan Kampung Panca Tertib, lalu masyarakat menangkapnya. Tema ketertiban tiap kampung atau wilayah bisa berbeda.  Ada yang wilayahnya rawan sosial, lingkungan atau perizinan,” terangnya.

Saat ini total ada sekitar 135 kampung di Kota Yogyakarta yang sudah mendeklarasikan Gerakan Kampung Panca Tertib. Pihaknya berharap semua kampung di Kota Yogyakarta yang berjumlah 169 kampung bisa menjadi Kampung Panca Tertib. Namun diakuinya Pemkot Yogyakarta tidak bisa memaksa karena sifatnya Satpol PP Kota Yogyakarta menawarkan program itu dan menjalankannya bersama masyarakat.

“Gerakan Kampung Panca Tertib bagaimana mengajak masyarakat bersama-sama mengatasi masalah tibum tramas (ketertiban umum dan ketentraman masyarakat) yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah Heri.

Satpol PP Kota Yogyakarta akan memfasilitasi Kampung Panca Tertib seperti untuk kegiatan deklarasi Gerakan Kampung Panca Tertib. Termasuk pendampingan pelaksanaan Gerakan Kampung Panca Tertib oleh fasilitator dari Satpol PP Kota Yogyakarta.  

Menurutnya Satpol PP Kota Yogyakarta terbantu dengan adanya Kampung Panca Tertib, terutama berkaitan dengan permasalahan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Tidak semua masalah pelanggaran harus ditangani semua oleh Satpol PP. Baik itu yang sifatnya nonyustisi maupun yustisi.

“Dengan adanya teman-teman pelopor ketertiban atau Pekerti, mereka biasanya membantu mengingatkan jika ada permasalahan ketertiban. Ketika sudah diingatkan teman-teman Pekerti, biasanya nurut. Kalau memang ada yang ngeyel baru dilaporkan berjenjang dari Satpol PP BKO di kemantren dan masih persuasif. Kalau masih ngeyel baru dilaporkan ke Satpol PP Kota Yogyakarta,” jelasnya.

Gerakan Kampung Panca Tertib pernah meraih penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Gerakan itu masuk dalam Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021. Setelah itu, Gerakan Kampung Panca Tertib Kota Yogyakarta masuk untuk mengikuti Kompetisi Inovasi Kelas Khusus kategori 15 terbaik inovasi tingkat nasional tahun 2023 oleh Kementerian PANRB. (Tri)

 Keterangan foto 1 dan 2 dokumentasi Deklarasi Gerakan Kampung Panca Tertib di beberapa kampung di Kota Yogyakarta pada tahun 2022.