Karya Inovasi ASN Pemkot Dibukukan, Jadikan Inspirasi

Gedongtengen-Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya meluncurkan lima buah buku hasil karya dari para peserta coaching mentoring yang merupakan para pejabat eselon tiga di lingkup Pemkot Yogya.

Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Yogya, Dedy Budiono mengatakan lima buku tersebut dibuat oleh lima kelompok yang merupakan peserta dari coaching mentoring.

"Tiap kelompok berangggotakan sekitar 17 Aparatus Sipil Negara (ASN). Buku ini berisi berbagai ide, gagasan, dan inovasi dari para kelompok," katanya saat peluncuran buku di Royal Darmo Hotel, Selasa (4/2/2025).

Untuk kelompok pertama judul bukunya adalah Optimalisasi Kawasan Pakualaman. Kelompok dua berjudul Satu Hati Menata Kawasan, Menikmati Kotagede dengan Kaki.

Kelompok tiga berjudul Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Yogyakarta Melalui Penyelenggaraan Pelatihan. Sementara kelompok empat dan lima berjudul Prenggan Green Gate serra Taman Budaya Embung Giwangan.

Dedy menjelaskan perlunya coaching mentoring di bukukan karena untuk meningkatkan kredibilitas para peserta dan kredibilitas Pemkot Yogya. Menurutnya dengan adanya buku tersebut, hasil karya para peserta dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

"Biasanya kalau bimtek atau diklat outputnya adalah sertifikat, itu hanya bisa dinikmati oleh diri sendiri. Kali ini diwujudkan dalam sebuah buku, karena buku dapat menjangkau audiens yang lebih luas," imbuhnya.

Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya saat menyerahkan lima buah buku hasil karya dari para peserta coaching mentoring.

Pihaknya pun berencana akan menjadikan buku-buku tersebut sebagai cinderamata untuk pemerintah daerah yang sedang melakukan kunjungan kerja atau studi banding ke Pemkot Yogya.

"Diharapkan buku ini dapat menyebar ke seluruh wilayah indonesia dan dapat menginspirasi para ASN lainnya," ungkapnya.

Penyerahan lima buah buku tersebut dilakukan oleh Sekda Kota Yogya, Aman Yuriadijaya kepada masing-masing ketua kelompok. Pihaknya pun sangat menyambut baik adanya buku-buku karya para ASN Pemkot ini.

Menurutnya buku ini juga dapat dijadikan sebagai personal branding lantaran apa yang dilakukan oleh para peserta terdokumentasikan di dalam buku tersebut.

Aman berharap setelah pelatihan tersebut berakhir, para peserta dapat terus berkarya serta mengembangkan tulisannya, karena menurutnya jam terbang sangat berpengaruh terhadap hasil tulisan.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang bermuara pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Han)